Keterlambatan Bicara Anak Apakah Berbahaya? Ini Penjelasannya

Masa balita pada anak merupakan masa tumbuh kembang dimana si kecil banyak melakukan hal baru. Salah satunya ialah mulai belajar berbicara dan mengucapkan kata kata mudah setiap saatnya. Namun, terkadang keterlambatan bicara anak menjadi kondisi yang dialami sebagian balita.

Sebagai orang tua, Anda tentu khawatir akan kondisi ini dimana anak lain seusia mereka sudah lancar berbicara. Namun disisi lain banyak orang tua yang menganggap kondisi ini biasa dan tidak memperhatikan kondisi ini secara serius. Keterlambatan bicara pada anak ini  terjadi pada 5-8% usia prasekolah 

Perkembangan Si Kecil Dalam Berbicara

Untuk mengetahui apakah kondisi si kecil saat ini normal atau tidak, Anda harus mengetahui perkembangan bicara anak pada setiap usia. Di usia 0-6 bulan bayi sudah mulai bisa mengeluarkan suara kecil seperti berteriak “ahh” maupun tertawa.

Kemudian pada usia 9 bulan bayi sudah mulai mengecoh dan mengucapkan kata seperti “bababa”. Pada usia 1 tahun bayi sudah mulai dapat meniru suara dan mengucapkan 1 suku kata dan berkembang hingga 3 suku kata pada usia 1.5 tahun.

Kemampuan bicara menjadi meningkat pada usia 2 tahun dimana anak sudah mulai bisa merangkai kata hingga menyebutkan gambar. Pada usia 3 tahun si kecil sudah mulai mengetahui kata sifat dan pembicaraannya mulai dapat dimengerti.

Anak anak mulai bisa memahami kata kata, mengenal warna serta sudah jelas pembicaraannya ketika memasuki usia 4 tahun. Mereka juga sudah mulai mampu menunjukan keinginan mereka dengan bahasa dan bicara yang mudah dimengerti.

Penyebab Keterlambatan Bicara Anak

Anda harus mengetahui ciri anak terlambat berbicara untuk dapat mencegah kondisi ini berlangsung berkelanjutan. Evaluasi kondisi si kecil bisa dilakukan pada setiap umur untuk mengetahui kemampuan berbicara mereka. Pada usia 1 tahun perhatikan apakah si kecil sudah mulai mengoceh atau tidak.

Lalu ketika usia 15 bulan si kecil tidak mengucapkan setidaknya 3 kata, maka hal ini bisa menjadi tanda bahwa mereka mengalami keterlambatan bicara. Perhatikan lagi pada usia 18 bulan, setidaknya si kecil harus bisa mengucapkan kata mama, papa dan kata sederhana lainnya.

Jika sampai usia 3 tahun si kecil tidak bisa memahami perintah dari Anda atau tidak mengucapkan setidaknya 200 kata, maka lakukan pemeriksaan. Beberapa penyebab anak anak terlambat berbicara diantaranya gangguan pendengaran, gangguan otak, gangguan organ mulut hingga autisme.

Untuk dapat mengetahui kondisi pasti penyebab si kecil terlambat berbicara, maka Anda harus membawanya ke dokter anak. Pada umumnya akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter anak, THT hingga psikiater sesuai dengan kondisi dan tumbuh kembang si kecil.

Peran Orang Tua Menghadapi Keterlambatan Bicara Anak

Sebagai orang tua dan juga keluarga terdekat anak tentu memiliki peran penting untuk menghadapi kondisi ini. Salah satu solusi anak terlambat bicara ialah adanya kehadiran orang tua yang sering mengajak mereka berkomunikasi. Terus ajak anak berbicara sedari bayi sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan.

Anda juga bisa membacakan berbagai cerita anak untuk menambah kosa kata mereka dan melatih kosa kata baru. Sembari membacakan cerita, tunjuk gambar yang menunjukkan kata yang dimaksud. Sehingga anak dapat mengerti maksud dari perkataan yang orang tuanya sebutkan.

Dengan melakukan pendekatan dan berkomunikasi secara rutin ke anak, maka perlahan kemampuan mereka akan berkembang. Keterlambatan bicara anak adalah kondisi yang tidak berbahaya jika orang tua selalu memperhatikan kondisi si kecil dan menemukan penanganan yang tepat.

 386 total views,  2 views today

Share Halaman Website Ini